Penjelasan Nilai Gantung Ampere Power Supply Pada HP Konslet (Short) atau Mati Total

Komputerdia Lite - Sebelum melangkah lebih jauh pada pembahasan materi mengenai penjelasan-penjelasan tentang arti dari nilai-nilai gantung ampere yang dihasilkan pada power supply service ponsel (hp), sebelum itu alangkah baiknya kalian lebih dulu mengetahui apa itu arti dari tegangan dan arus. Kenapa kedua masalah tersebut harus kita kuasai?

Hal ini tentunya berjalan lurus dengan materi yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini, bahwasannya didalam setiap pengukuran terhadap handphone atau ponsel yang mengalami konslet (short), mati total yang dilakukan melalui perantara power supply tentu kita harus mengetahui besar tegangan atau nilai arus yang akan dihasilkan oleh output power supply tersebut.

Tegangan dalam dunia service hp dapat diartikan sebagai nilai suatu arus yang sering diukur dalam satuan volt, atau jika kita simpulkan secara mendetail bahwa volt bisa diartikan sebagai nilai suatu tegangan pada rangkaian papan (mesin) elektronik.

Sedangkan arus adalah nilai suatu kekuatan atau kecepatan yang terdapat didalam suatu rangakaian papan elektronik yang mana nilai tersebut sering diukur dalam satuan ampere. Setelah mengetahui pengertian kedua masalah diatas, tentu sekarang kita telah mengetahui apa perbedaan mendasar dari istilah tegangan dan arus.

Tahapan pertama yang perlu kita perhatikan dalam mendeskripsikan sebuah hasil pengukuran nilai gantung yang dihasilkan oleh power supply pada suatu mesin hp, tentunya kita hasrus mengetahui kurang lebih 3 (tiga) hal mendasar terkait jenis kerusakan yang dialami oleh mesin hp (ponsel) itu sendiri. Berikut ini adalah penjelasan terkait jenis-jenis konslet (short), mati total yang terjadi pada unit handphone, termasuk dengan penjelasan masing-masing nilai gantung ampere yang dihasilkan.

1. Short After Power

Short after power atau dapat diartikan sebagai konslet setelah menekan tombol power, istilah satu ini tentunya sudah tidak asing lagi untuk para teknisi service hp. Untuk masalah atau kasus short after power ini sangat kental sekali dengan kondisi hp (ponsel) yang mengalami mati total, meskipun dalam sebagian kasus terdapat juga kondisi hp yang menyala normal namun di kondisi atau bagian tertentu terdapat konslet (short), sehingga ponsel tidak dapat bekerja dengan semestinya. 

Secara teknis yang dimaskud dengan short after power ini adalah ketika kita akan melakukan analisa atau pengecekan unit hp (ponsel) yang bermasalah menggunakan power supply, disaat semua persiapan sudah dilakukan seperti menentukan titik positif dan titik negatif konektor baterai kemudian di hubungkan pada jarum penjepit power supply dengan ukuran tegangan volt power supply yang sudah ditentukan (biasanya antara 3,5 sampai 4,5 volt).

Kemudian kita akan melakukan aksi penekanan tombol power pada hp yang bermasalah, maka dengan otomatis power supply akan merespon dan menunjukkan hasil nilai tertentu yang mana nilai tersebut sering kita sebut dengan istilah nilai gantung ampere, serta nilai gantung tersebut juga akan menjadi suatu acuan penting bagi kita untuk bisa melakukan vonis indikasi pada keruskan hp tersebut, sehingga dalam melakukan pengambilan keputusan perbaikan atau penggantian komponen tidak terjadi kesalahan. Ilustrasi gambarnya adalah sebagai berikut

Penjelasan Nilai Gantung Ampere Power Supply Pada HP (Ponsel) Konslet atau Mati Total dan penjelasan tentang short after power, short before power,

Selain itu perlu diketahui juga bahwa untuk short after power (konslet setelah tekan tombol power) sendiri dalam dunia service ponsel terbagi menjadi dua bagian, diantaranya adalah sebagai berikut :

A. Short After Power Pada HP Normal

Point pertama ini memang jarang sekali terjadi, namun gejala short after power pada ponsel yang normal atau menyala memanglah ada, contohnya kecilnya seperti pada suatu unit ponsel yang mana saat kita nyalakan ponsel tersebut benar-benar menyala dan berfungsi sebagaimana mestinya, tetapi ketika kita akan mengakses suatu fungsionalitas seperti wifi, kamera, bluetooth dan fungsionalitas lainnya, tetapi sesaat kita telah menekan menu wifi, kamera atau bluetooth atau menu lainnya tersebut, maka ponsel akan reboot atau restart dengan sendirinya. 

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa kejadiaan seperti itu, termasuk kedalam kasus short after power pada hp normal. Hal semacam ini terjadi akibat adanya suatu komponen dalam mesin tersebut yang mengalai konslet (short) meskipun ponsel bisa menyala dengan normal. Secara garis besar short after power yang terjadi ponsel normal terjadi karena short tegangan kerja pada enable CPU menuju suatu komponen yang akan bekerja, contohnya adalah sebagai berikut

Penjelasan Nilai Gantung Ampere Power Supply Pada HP (Ponsel) Konslet atau Mati Total dan penjelasan tentang short after power, short before power,

Dari keterangan gambar diatas diketahui bahwa jalur berwarna hijau menandakan bahwa arus yang disuplai dari cpu dan ic power menuju kamera agar kamera tersebut dapat di akses atau digunakan tidak sampai pada unit kamera, sehingga kamera gagal di akses dan menyebabkan ponsel menjadi eror dan restart dengan sendirinya. Hal ini terjadi dikarenakan adanya suatu komponen kapasitor (dari gambar berwarna biru tua) mengalami konslet (short).

Begitu juga dengan jalur berwarna coklat, dimana jalur atau arus yang menuju ke akses wifi atau bluetooth tidak bisa sampai sehingga mengakibatkan sistem ponsel menjadi crash dan otomatis ponsel akan restart dengan sendirinya. Untuk mengatasi masalah seperti ini kita hanya perlu melakukan penganalisaan serta pengukuran pada komponen hambatan (kapasitor) yang terdapat pada jalur tersebut. Baca juga artikel lainnya mengenal dasar jenis-jenis short atau konslet pada service hp untuk pemula

Sementara itu untuk garis yang berwarna merah itu merupakan jalur dari Vbat, dimana jalur tersebut merupakan suatu tegangan yang selalu on (aktif) di depan akses masuk utama setiap ic yang saat kapanpun digunakan, tegangan ini akan selalu merespon atau ready. 

Tentunya hal ini sangat berlawanan arah dengan jalur yang diberi garis hitam, dimana garis itu merupakan suatu tegangan arus kerja yang membutuhkan proses atau daya tambahan kinerja dari perintah atau enable cpu menuju suatu komponen yang akan bekerja, contohnya sendiri seperti apa yang telah saya kemukakan pada bagian garis berwarna hijau dan coklat.

B. Short After Power pada Hp Mati Total

Untuk kasus yang kedua ini tentunya sudah sering kita jumpai didunia service ponsel (hp), dimana kasus short after power (konslet setelah tekan tombol power) selalu terjadi pada unit hp (ponsel) mati total. Short atau konslet ini biasanya diakibatkan karena terdapat tegangan output ic power menuju input cpu/soc dan emmc yang bermasalah.

Contoh nyatanya, ketika kita telah melakukan pengukuran menggunakan power supply, jika mendapati nilai gantung diangka 0,2 ampere, 0,3 ampere, 0,4 ampere, 0,5 ampere bahkan sampai 1 ampere, hal ini menandakan bahwa telah terjadi short tegangan ke jalur yang masuk pada bagian cpu, sehingga untuk mengatasi masalah ini kita tidak perlu melakukan analisa diluar area PMU (IC Power) dan CPU, biasanya masalah ini terjadi akibat short kapasitor yang terdapat dibagian area ic power atau area ic cpu nya sendiri. 

Penjelasan Nilai Gantung Ampere Power Supply Pada HP (Ponsel) Konslet atau Mati Total dan penjelasan tentang short after power, short before power,

Meskipun pada kenyataan dilapangan, jika mendapati kasus seperti ini pasti yang akan terasa sangat panas adalah bagian dari pmu (ic power). Namun dalam kenyataannya meskpiun ic power terasa panas sekali, belum tentu ic power yang bermasalah, karena ic power merupakan sumber dari tegangan yang menghasilkan short (konslet) sehingga ic power menjadi sangat terpengauh seakan-akan ic power lah yang jadi masalah.

Untuk mengatasi masalah seperti ini, kalian bisa lihat ilustrasi skema gambar diatas, didalam rangkaian tersebut terdapat beberapa kapasitor yang tertanam diantara ic cpu dengan ic power. Biasanya untuk masalah seperti ini kalian cukup ukur atau berikan suntikan tegangan pada setiap masing-masing kapasitor tersebut dan sesuaikan arus suntikan tegangan sesuai dengan nilai voltase pada setiap jalur yang sudah saya ilustrasikan diatas

Jika terdapat panas berlebih pada salah satu kapasitor setelah melakukan inject atau suntik tegangan, maka dapat dipastikan bahwa komponen kapasitor itulah yang menjadi biang masalah, maka dari itu setelah mengetahui mana yang bermasalah, silahkan kalian ganti kapasitor tersebut.

Kemudian apabila hasil analisa pengukuran power supply menunjukan nilai gantung pada angka 0,1 ampere  dan 0,15 ampere, maka kerusakan yang terjadi bisa terletak pada ic power atau bahkan bisa karena bootloader yang rusak. maka untuk solusi kasus ini sebelum melakukan penggnatian ic power kalian bisa ikuti poin-poin penting berikut ini
  • Coba lakukan terlebih dahulu Rehot (pemanasan ulang) pada ic power
  • Setelah dilakukan rehot silahkan kalian coba nyalakan kembali ponsel yang bermasalah tersebut
  • Apabila setelah rehot tidak mendapatkan hasil apapun, langkah selanjutnya kalian coba terlebih dahulu lakukan flashing (install ulang) menggunakan firmware yang sesuai dengan hp tersebut, karena bisa jadi kasus gantung seperti ini diakibatkan karena bootloader (operaing sistem) mengalami kerusakan (corrupt)
  • Namun apabila setelah melakukan kedua langkah diatas benar-benar tidak menemukan hasil, langkah terakhir yang perlu kalian lakukan adalah dengan mengganti ic power HP (ponsel) tersebut 
  • Ingat langkah di poin-poin ini hanya dianjurkan ketika kalian mendapatkan nilai gantung power supply pada angka 0,1 ampere dan 0,15 ampere. diatas nilai yang telah saya sebutkan ini kalian bisa coba cara penganalisaan pertama

2. Short Before Power

Short Before Power atau dapat diartikan konslet sebelum menekan tombol power merupakan suatu masalah yang terjadi pada hp (ponsel) mati total, namun ketika kita melakukan pengecekan menggunakan power supply, jarum ampere pada power supply langsung naik dengan sendirinya tanpa kita melakkan penekanan pada tombol power hp.

Jika kalian mengalami kasus seperti ini maka termasuk kedalam kasus short before power atau konslet sebelum menekan tombol power. Perlu diketahui sebelumnya bahwa masalah seperti ini diakibatkan karena telah terjadi short pada jalur vbat sehingga ampere naik secara otomatis tanpa ditekan tombol power. 

Kemudian nilai gantung yang dihasilkan short sejenis ini biasanya berada di angka 0,1 ampere, 0,3 ampere, 0,5 ampere, atau full short (jarum ampere naik sampai full) dan mengeluarkan bunyi. Solusi untuk mengatasi hal semacam ini, kalian sebenarnya hanya memerlukan MBR atau suntik tegangan atau bisa pakai cara manual dengan melakukan pengecekan pada setiap komponen menggunakan avo meter atau multitester.

Namun dari sekian banyak cara yang bisa dilakukan, khusus untuk kasus short before power ini saya lebih menyarankan menggunakan MBR, baik itu mbr pabrikan ataupun mbr rakitan. Hal ini saya tekankan agar waktu kerja kalian dapat di minimalisir sedemikian mungkin, sehingga kalian bisa langsug mengerjakan unit lainnya. Demikian artikel kali ini yang bisa saya bagikan, semoga bisa memberikan manfaat untuk kalian semuanya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel